Pengurasan Tangki Air

with No Comments

Mebelokkan mulut pipa hisap yang juga memberikan solusi untuk bisa menghisap air dalam jumlah lebih banyak, khususnya untuk air di bak penampungan. Model bak penampungan tangki air yang penampungan air yang dibuat tertanam dalam tanah, memiliki bentuk (umumnya) seperti kolam renang mini. Tidaklah terlalu dalam, namun memiliki bidang permukaan air yang luas. Dan juga berbeda dengan bentuk sumur yang seperti tabung, dengan bidang permukaan air yang relatif sempit.
Dengan mulut pipa hisap dipasang tegak lurus. Maka jarak ideal antara ujung mulut dengan dasar sumur atau bak penampungan air adalah 30 cm.

Tujuannya yaitu agar kotoran yang mengendap pada area dasar sedikit sulit untuk ikut terhisap oleh pompa. Seandainya cara cara ini di terapkan maka air dalam sumur dapat di hisap keluar. Tetapi , cara ini tidak sama halnya dapat di terapkan pada bak penampungan tangki air. Air yang akan dihisap kemungkinan memliki 80% saja. Yang penyebabnya karena bentuk fisik ruang dan luas bidang permukaan air bak penampungan yang lebih besar dibandingkan dengan sumur.

Dengan mulit pipa hisap posisi bengkok , bisa saja di letakkan sedekat mungkin dengan dasar bak penampungan tanpa terlalu khawatir kotoran yang mengendap di sekitar mulut pipa akan ikut terhisap lebih banyak. Karena area sekitar air yang dihisap cenderung mengarah dari atas ke bawah. Bukan dari dasar ke atas. Pemasangan mulut pipa hisap tangki air yang umumnya harung menggantung dan berjarak 30 cm di atas bak penampungan dapat di perpendek menjadi hingga 10 cm. Seandainya cara yang demikian tidak biasa dikerjakan seperti itu dapat membawa hasil lebih baik.

Follow Alvian Saputra Andri:

Latest posts from

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WA +62 5989 4246 / +62 813 1068 7778